Prangko Seri Cerita Rakyat 1999

Prangko Seri Cerita Rakyat 1999

Indonesia kaya akan kebudayaan, salah satunya adalah cerita rakyat yang diwariskan  dan diceritakan dari generasi ke generasi. Cerita-cerita tersebut biasanya kaya akan nilai kultural edukatif. Tak jarang kisah-kisah tersebut berkaitan dengan tempat tertentu, sehingga membuat pelajaran geografi menjadi lebih menarik. Pada tahun 1999, PT Pos Indonesia menerbitkan kembali seri kedua dari prangko cerita rakyat. Kali ini, asal-usul terbentuknya Danau Toba di Sumatera Utara, sejarah berdirinya kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan, sejarah Kerajaan Buleleng di Bali, dan cerita Woiram dari Irian diangkat menjadi tema cerita pada seri prangko cerita rakyat.

SHP Cerita Rakyat 1999 - Danau TobaSHP SS Cerita Rakyat 1999 - Danau TobaCerita rakyat Danau Toba dari Sumatera Utara mengisahkan tentang seorang penduduk sebuah lembah yang dikejutkan karena hasil pancingannya di sungai berubah menjadi seorang wanita cantik. Wanita itu bersedia dinikahi dengan syarat asal-usulnya tidak diungkapkan kepada siapa pun. Namun syarat tersebut dilanggar ketika sang suami memarahi anaknya, Sam, dengan menyebut jati diri ibunya. Dengan sedih sang ibu membawa Sam ke sungai. Diiringi gemuruh langit, sambaran kilat dan guyuran hujan deras, sang ibu melompat ke sungai dan berubah menjadi ikan. Sementara Sam berlari ke bukit menghindari banjir. Lembah tempat tinggal mereka tergenang dan menjadi danau yang kini dikenal dengan Danau Toba, dengan menyisakan bukit, yaitu Pulau Samosir, yang berarti Sam yang diusir.

SHP Cerita Rakyat 1999 - BanjarmasinKonon, Banjarmasin di Kalimantan Selatan dikembangkan oleh Pangeran Samudera dari Kerajaan Nagara Daha. Ia lari dari kerajaan karena tahta direbut Mangkubumi dan Pangeran Tumenggung. Dalam perjalanan menyusuri Sungai Barito, sampailah ia di Bandar Masih dan dinobatkan Patih Masih dan patih lain sebagai Raja. Karena Bandar Masih makin berkembang, Tumenggung merasa kekuasaannya terancam. Perang tak dapat terelakkan. Untuk menyelesaikan perselisihan, disepakati duel di atas kapal. Namun hal itu tak terjadi karena keduanya justru saling memaafkan. Pangeran Tumenggung menyerahkan tahta kepada Pangeran Samudera yang menetapkan Bandar Masih sebagai pusat pemerintahan. Nama Banjarmasin muncul karena tiap musim kemarau air di sana menjadi asin (= masin).

SHP Cerita Rakyat 1999 - BulelengKerajaan Buleleng di Bali didirikan oleh I Gusti Gede Paseken, putra Raja Sri Sagening dari Klungkung. Pada usia 20 tahun, I Gusti Gede Paseken dibawa ke tempat kelahiran neneknya di Den Bukit dan dalam perjalanan mengalami beberapa kejadian istimewa. Makhluk raksasa ajaib penghuni hutan meramalkan ia akan menjadi Raja. Saat melewati Pantai Panimbangan, dengan kekuatan gaib I Gusti Gede Paseken menolong kapal seorang pelaut Bugis yang kandas. Pelaut itu menghadiahkan seluruh isi kapal kepadanya. Dengan harta itulah, sesampainya di Den Bukit, ia mendirikan kerajaan baru dengan istana megah bernama Singa Raja yang berarti raja yang gagah bak singa. Karena daerah Den Bukit banyak ditumbuhi pohon Buleleng, kerajaan itu pun dikenal dengan nama Kerajaan Buleleng.

SHP Cerita Rakyat 1999 - WoiramWoiram adalah nama seorang penduduk Kampung Merem di Irian. Ia memiliki seorang anak bernama Woiwallytmang yang disembunyikan di hutan. Suatu hari ketika sedang mencari udang di sungai, Woiwallytmang terperangkap dalam sebuah gua. Ia diselamatkan orang-orang Kampung Demontin dan dinikahkan dengan Mecy, anak Kepala Adat. Berita itu membuat Woiram marah. Ia menganggap warga Demontin menculik anaknya dan memohon dewa agar mengutuk mereka. Kampung Demontin dilanda banjir besar dan hanya Woiwallytmang dan Mecy yang selamat. Ketika air surut, Woiwallytmang menemui ayahnya dan menjelaskan duduk masalahnya. Woiram menyesal telah menyebabkan malapetaka. Ia menebus dosanya dengan menaiki sebuah batu dan menghilang dengan meninggalkan jejak kaki di atasnya.

SS Cerita Rakyat 1999 - Danau Toba

Pos ini dipublikasikan di Cerita Rakyat dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s