Prangko Seri WWF Tahun 1996 – Badak

Minisheet Prangko WWF Seri Badak 1996World Wide Fund for Nature (WWF) adalah sebuah organisasi internasional non-pemerintah yang menangani masalah-masalah tentang konservasi alam, penelitian dan restorasi lingkungan. Dengan misi “menghalangi dan memutarbalikkan penghancuran lingkungan”, menjadikan organisasi ini memiliki pendukung lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia yang bekerja di lebih dari 100 negara. Saat ini, bidang fokus WWF adalah konservasi tiga bioma yang berisikan sebagian besar keragaman hayati dunia, yaitu hutan, ekosistem air tawar, samudera dan pantai. Selain itu, WWF juga menangani masalah spesies terancam punah, polusi dan perubahan iklim.

SS Prangko WWF Seri Badak 1996Untuk mendukung program kerja WWF, banyak administrasi pos di berbagai dunia menjalin kerja sama dengan WWF untuk menerbitkan prangko dengan tema kepedulian terhadap lingkungan hidup. PT Pos Indonesia adalah salah satunya. Setelah pada tahun 1989, sukses dengan prangko perdana seri WWF yang bergambar orangutan (Pongo pygmaeus), pada tahun 1996 PT Pos Indonesia kembali menerbitkan prangko WWF dengan gambar badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis).Prangko WWF Seri Badak 1996

Prangko Badak Jawa - 1 tahun 1996Prangko Badak Jawa - 2 tahun 1996Badak jawa (Rhinoceros sondaicus) merupakan badak bercula satu yang masuk ke dalam anggota famili Rhinocerotidae. Bersama dengan badak india (Rhinoceros unicornis), badak jawa masuk ke dalam genus yang sama, Rhinoceros. Ciri-ciri badak jawa yaitu : umumnya memiliki warna tubuh abu-abu kehitaman dengan lipatan kulit yang menyerupai tameng baja, hanya memiliki satu cula dengan panjang sekitar 25 cm, namun pada badak betina sangat kecil atau bahkan tidak tumbuh, tingginya antara 1,4 – 1,7 m dengan panjang 2 – 4 m dan berat dapat mencapai 2300 kg. Di alam bebas, badak jawa dapat hidup sampai umur 30 – 45 tahun. Menurut laporan WWF Indonesia, sampai tahun 2011 jumlah badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon diperkirakan hanya tersisa 35 ekor saja.

Prangko Badak Sumatera - 1 tahun 1996Prangko Badak Sumatera - 2 tahun 1996Badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) adalah satu-satunya badak asia yang bercula dua. Namun, badak ini tergolong badak dengan ukuran terkecil bila dibandingkan dengan semua sub-spesies badak yang ada di dunia. Badak sumatera juga dikenal dengan badak berambut (hairy rhino). Ciri-ciri badak sumatera yaitu : memiliki telinga yang besar, panjang cula depan antara 25 – 80 cm dan cula belakang yang relatif lebih pendek (tidak lebih dari 10 cm), kulit berwarna coklat keabu-abuan atau kemerahan (sebagian besar ditutupi oleh rambut), tingginya antara 1 – 1,5 m dengan panjang tubuh 2 – 3 m dan berat antara 600 – 950 kg menjadikannya badak terkecil diantara badak-badak yang ada di dunia. Populasi badak sumatera di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan diperkirakan kurang dari 300 ekor.

Pos ini dipublikasikan di WWF dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Prangko Seri WWF Tahun 1996 – Badak

  1. MY INFO berkata:

    Bro,, kalo mau kita tukeran link yukk,,,
    aku tunggu jawabannya😀

  2. MY INFO berkata:

    Wow website yg menarik nih,,,😀
    Kumpulan Prangko2 a.k.a FILATELIS,,,,,
    aku punya beberapa prangko koleksi dulu,,😀

    SALAM KENAL BALIK dari : bukahalaman.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s