Prangko Upacara Adat tahun 2003

SHP Upacara Adat tahun 2003 #1

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, keragaman, perbedaan, dan luasnya Indonesia menjanjikan aneka bentuk pertunjukan budaya, termasuk di dalamnya upacara adat. Banyak dari upacara adat ini berkaitan dengan aturan keagamaan. Seringkali kita dapat belajar tentang budaya dan cara hidup suatu masyarakat dengan mengamati upacara-upacara adat tersebut. Kekayaan budaya ini lantas menjadi atraksi wisata yang menarik sebagaimana terjadi pada kekayaan alam dan keragaman budaya Indonesia lainnya. Sebagai salah satu upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya ini kepada masyarakat yang lebih luas, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, pada tanggal 27 September 2003 diterbitkan prangko yang menampilkan upacara adat. Terdapat empat upacara adat dari empat propinsi baru yang diangkat dalam seri ini, yaitu upacara Jou Uci Sabea dari Maluku Utara, upacara Mome’ati dari Gorontalo, upacara Muang Jong dari Bangka Belitung dan upacara Seba Baduy dari Banten.

SHP Upacara Adat tahun 2003 #2

Upacara Jou Uci Sabea, Maluku Utara

Jou Uci Sabea adalah salah satu ritual keagamaan di Kesultanan Ternate yang dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu di bulan suci Ramadhan, yaitu pada Malam Qunut, Malam Lailatul Qadar, dan pada waktu Sholat Ied (baik Iduk Fitri maupun Idul Adha). Dalam upacara ini, Sultan berangkat dari Kedaton didampingi oleh Bobato (Pemangku Adat) baik Bobato Dunia maupun Bobato Akhirat, dengan diiringi Tatabuang (tetabuhan berupa seperangkat gamelan hadiah dari Maulana Malik Ibrahim kepada Sultan Zainal Abidin Sjah 1486-1500 Masehi, Sultan Ternate ke-20).

Upacara Mome’ati, Gorontalo
Inilah upacara yang dinantikan oleh anak-anak yang memasuki usia remaja, khususnya remaja putri di Gorontalo. Ritual Mome’ati menandakan masuknya seorang remaja ke masa akil balig kehidupannya yang ditandai dengan datangnya menstruasi pertama. Upacara diselenggarakan di kediaman masing-masing dengan mengundang sanak saudara serta para sesepuh dalam keluarga besarnya. Upacara yang biasa disebut dengan “beat” ini dipimpin oleh seorang “dukun” (pimpinan adat) dan bertujuan agar si anak gadis menjadi anak yang salehah serta mudah mendapatkan jodoh.

Upacara Muang Jong, Bangka Belitung

Upacara Muang Jong yang hidup di kalangan suku Sawang di Pulau Belitung ini diselenggarakan selama dua hari dua malam menjelang musim angin barat (sekitar Agustus atau November). Tujuan dari upacara ini adalah untuk memohon perlindungan kepada Yang Maha Kuasa agar terhindar dari bencana ketika mengarungi lautan untuk menangkap ikan. Bentuk upacaranya adalah dengan melarung perahu kecil berisi sesaji dan rumah-rumahan ke laut lepas.

Upacara Seba Baduy, Banten

Seba Baduy adalah tradisi komunitas suku Baduy yang terletak di Kabupaten Lebak, berupa kunjungan (seba) kepada “Bapak Gede” (Gubernur/Bupati) dengan membawa hasil pertanian dan hasil bumi lain dari daerah tersebut. Rombongan yang dipimpin oleh seorang “Jaro Tanggungan” tersebut biasanya datang dalam jumlah cukup besar, sekitar 100-200 orang. Seba merupakan tradisi adat yang sudah dilaksanakan sejak beratus-ratus tahun lalu yang pada intinya sebagai tanda pengakuan dan kesetiaan kepada pemerintah. Dalam kunjungan tersebut juga disampaikan masalah-masalah terkini yang dihadapi masyarakat Baduy, terutama menyangkut pelestarian dan keamanan lingkungan. Sebagai masyarakat yang hidup secara tradisional dan menyatu dengan alam, perusakan dan perambahan hutan secara ilegal di beberapa kawasan Baduy dapat mengancam kehidupan masyarakat.

Pos ini dipublikasikan di Upacara Adat dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s