Prangko Hari Cinta Puspa dan Satwa Tahun 1993

SHP Hari Cinta Puspa dan Satwa tahun 1993Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional diperingati setiap tanggal 5 November tiap tahunnya. Untuk menyambut hari puspa dan satwa tersebut, mulai tahun 1993, PT Pos Indonesia menerbitkan satu seri prangko istimewa dengan desain identitas Flora dan Fauna dari setiap propinsi di Indonesia. Penetapan Identitas Flora dan Fauna dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Kepmen nomor 46 tahun 1989 dan ditindak lanjuti dengan Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 2 Juni 1990 Nomor 522.52458.SJ. Sebagai penerbitan perdana, maka tahun 1993 dipilihlah flora dan fauna identitas propinsi  Aceh dan Sumatera Utara. Bunga Jeumpa (Michelia champaca) dan Burung Ceumpala Kuneng (Copsychus pyrropygus) ditetapkan sebagai identitas flora dan fauna Propinsi Aceh. Sedangkan Bunga Kenanga (Cananga odorata) dan Burung Beo Nias (Gracula religiosa robusta) ditetapkan sebagai identitas flora dan fauna Propinsi Sumatera Utara.

Bunga Jeumpa (Michelia champaca) puspa identitas Propinsi AcehBunga Jeumpa (Michelia champaca)

Bunga jeumpa merupakan puspa identitas Propinsi Aceh. Pusat penyebaran tanaman ini berada di India, dan dapat tumbuh hingga di ketinggian 1500 m dpl. Bunga Jeumpa tergolong tanaman perdu atau pohon dengan tinggi 3 – 6 m. Tanaman ini memiliki bunga yang helaian bunganya tersusun dalam untaian yang banyak. Warna bunga umumnya berwarna oranye, kuning atau putih krem dan beraroma harum/ wangi. Michelia champaca yang berwarna kuninglah yang dikenal sebagai bunga jeumpa oleh masyarakat Aceh. Minyak yang disuling dari bunga ini dapat digunakan sebagai bahan dasar parfum.

Burung Ceumpala Kuneng  (Copsychus pyrropygus) satwa identitas Propinsi AcehBurung Ceumpala Kuneng (Copsychus pyrropygus)

Burung ceumpala kuneng merupakan salah satu burung kebanggaan rakyat Aceh. Keindahan burung terlihat dari warnanya yang coklat keabuan tua mengkilap dengan ciri khas alis putih di atas mata, serta paruh hitam berbentuk ramping dan tajam. Sebagian dada dan perut sampai pangkal ekor dan punggung berwarna kuning kemerahan, sedangkan ujung ekornya berwarna hitam dengan pinggir putih pada bagian bawahnya. Burung pemakan biji-bijian ini menghuni hutan yang memiliki banyak lembah sampai ketinggian 900 m dpl.

Bunga Kenanga (Cananga odorata) flora identitas Sumatera UtaraBunga Kenanga (Cananga odorata)

Kenanga ditetapkan sebagai puspa identitas Propinsi Sumatera Utara. Tanaman ini memiliki bunga yang beraroma wangi dan harum. Minyak yang disuling dari bunga ini dapat dijadikan sebagai minyak wangi. Bunga kenanga juga digunakan sebagai salah satu bunga penyusun bunga tabur pada saat pemakaman atau ziarah kubur, dan juga digunakan dalam upacara-upacara adat. Tanaman kenanga tersebar dari Burma sampai Australia bagian Utara, dapat tumbuh baik sampai ketinggian 1200 m dpl. Terdapat dua macam tanaman kenanga yaitu Cananga odorata macrophylla yang berbentuk pohon dan Cananga odorata fruticosa yang berbentuk perdu sebagai tanaman hias.

Burung Beo Nias (Gracula religiosa robusta), satwa identitas Sumatera UtaraBurung Beo Nias (Gracula religiosa robusta)

Gracula religiosa robusta adalah salah satu anak jenis burung Beo dan hanya terdapat di Pulau Nias, Sumatera Utara. Beo nias mempunyai ukuran paling besar dibandingkan subspesies beo lainnya. Secara umum, burung beo memiliki bulu berwarna hitam pekat dan mengkilap, di daerah telinganya terdapat cuping bundar berwarna kuning cerah, dan paruhnya pun kuning. Pada beo nias, cuping di belakang telinga lebih besar daripada beo biasa. Di bawah paruh terdapat sepasang gelambir yang juga berwarna kuning. Kakinya pun berwarna kuning dan di ujung sayapnya terdapat warna putih. Saat ini keberadaan burung beo nias semakin langka dan termasuk hewan yang dilindungi berdasarkan Peraturan Perlindungan Binatang Liar Tahun 1931, Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 421/Kpts/Um/8/1970, Undang-undang No. 5 Tahun 1990, dan Peraturan pemerintah No. 7 Tahun 1999.

Referensi
http://www.bk.menlh.go.id; http://www.id.wikipedia.org; dan http://www.alamendah.wordpress.com

Pos ini dipublikasikan di Flora dan Fauna, Flora dan Fauna Identitas Propinsi dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s