Lingkungan Hidup tahun 2008

SHP Lingkungan Hidup tahun 2008Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni. Di tingkat dunia, puncak peringatan pada tahun 2008 dipusatkan di Selandia Baru dengan mengangkat tema “CO2 Kick the Habit, Toward a Low Carbon Economy” atau dalam bahasa Indonesia berarti “CO2 Ubah Kebiasaan, Menuju Ekonomi Rendah Karbon”. Selandia Baru dipilih sebagai tuan rumah karena tercatat sebagai negara pertama yang mencanangkan tekad menuju masa depan bebas karbon. Pesan kampanye kali ini mengajak setiap negara, perusahaan maupun masyarakat pada umumnya untuk menggali solusi dan mengubah kebiasaan dalam rangka menekan penggunaan karbon dalam aktivitas ekonomi dan gaya hidup.

SHP SS Lingkungan Hidup tahun 2008Ekonomi Rendah Karbon adalah istilah yang merujuk pada ekonomi dengan emisi gas rumah kaca minimal ke udara. Hampir semua pendapat ilmiah dan publik menyimpulkan terjadinya akumulasi gas rumah kaca yang sangat berlebihan di udara, khususnya gas CO2. Konsentrasi gas buang yang sangat melimpah ini akan berakibat pada perubahan iklim global dalam waktu dekat. Oleh sebab itu, untuk mencegah bencana perubahan iklim tersebut, Ekonomi Rendah Karbon harus segera dimulai secara global. Dalam pelaksanaannya, hal ini memerlukan integrasi semua aspek industri dan teknologi manufaktur, agribisnis, transportasi, maupun pembangkit energi yang menggunakan energi secara efisien dan menghasilkan emisi gas rumah kaca minimal.

Di Indonesia, tema Hari Lingkungan Hidup tahun 2008 tersebut diterjemahkan dengan “Ubah Perilaku dan Cegah Pencemaran Lingkungan”. Dimulai dengan kampanye Sepeda untuk Bumi, Presiden Susilo Bambang Yudoyono menggalakkan penggunaan sepeda untuk pergi ke kantor serta menghimbau para Kepala Daerah untuk menyediakan ruang bagi masyarakat yang ingin bersepeda. Pada rangkaian peringatan ini pula, Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Pekan Lingkungan Indonesia 2008 pada tanggal 5-8 Juni 2008 di Jakarta. Program pameran ini merupakan salah satu acara penting dalam rangka menumbuhkan kesadaran bahwa masalah lingkungan bukan menjadi tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab kolektif. Dalam rangka mendorong kesadaran kritis masyarakat terhadap kelestarian lingkungan melalui kemampuan dan keberanian untuk mengendalikan kegiatan yang merusak lingkungan, suasa kondusif yang merangsang partisipasi masyarakat perlu dikembangkan. Masyarakat harus diberdayakan untuk bisa memperoleh akses serta mengawasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan lingkungan sehingga menguntungkan semua pihak yang terkena dampaknya.

SS Lingkungan Hidup tahun 2008Berikut ini adalah 12 belas langkah yang disarankan United Nations Environment Programme (UNEP), suatu Lembaga PBB dibidang Program Lingkungan, untuk mengubah kebiasaan individu, organisasi, perusahaan maupun pemerintah.

1. Buat komitmen. Menyatakan komitmen pribadi untuk bebas karbon bisa sangat efektif, sedangkan meminta pendapat orang lain bisa mengasilkan solusi yang kreatif dam inovatif.

2. Kenali sekitarmu. Mengetahui dimana dan bagaimana gas Rumah Kaca muncul adalah langkah pertama untuk menguranginya.

3. Putuskan dan rencanakan tujuan. Rencana untuk mengurangi emisi carbon akan memfokuskan pada jenis energi dan cara penggunaannya, sebagai contoh adalah listrik untuk bangunan serta bahan bakar untuk transportasi.

4. De-karbonisasi kehidupan. Bila konsumen, produsen dan pembuat peraturan semuanya berpikir “rendah karbon”, maka pengurangan emisi karbon akan berlipat ganda.

5. Efisienkan penggunaan energi. Meningkatkan efisiensi penggunaan energi untuk bangunan, komputer, mobil dan produk lainnya merupakan cara paling ampuh untuk menghemat uang, energi dan emisi karbon.

6. Beralih ke energi rendah karbon. Bila mungkin, berpindah ke sumber energi yang mengasilkan sedikit karbon dan dapat mengurangi biaya.

7. Investasi pada energi alternatif yang lebih bersih dan sama sekali berbeda. Pilihan bagi mereka yang ingin mengkompensasikkan gas buang yang masih diproduksinya adalah dengan mendanai aktivitas pihak lain yang mengurangi emisi tersebut.

8. Jadilah efisien. Melihat kehidupan dan bisnis melalui lensa bebas karbon dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengurangi limbah serta pada akhirnya meningkatkan kinerja dan reputasi.

9. Tawarkan atau beli produk dan jasa rendah karbon. Pasar produk dan jasa yang ramah lingkungan meningkat pesat, dari produk hemat energi hingga sistem energi yang dapat diperbarui. Untuk menawarkan berbagai produk tersebut, adalah penting  untuk memulainya dari tahapan desain.

10. Beli dan jual produk hijau. Untuk bisnis, kemasan dan desain produk yang inovatif disertai komunikasi pemasaran yang bertanggung jawab dapat membantu meyakinkan konsumen untuk membeli.

11. Bergabung dalam tim. Banyak perusahaan swasta bekerja sama dengan lembaga pemerintah maupun non-pemerintah mengidentifikasi dan menerapkan solusi acuan untuk mengurangi emisi gas buang.

12. Bicara. Pihak-pihak yang berkepentingan sangat perlu untuk mengetahui. Konsumen dan investor membutuhkan informasi mengenai tanggapan perusahaan terhadap peluang dan resiko terkait dengan perubahan iklim.

Pos ini dipublikasikan di Lingkungan Hidup dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Lingkungan Hidup tahun 2008

  1. uungferi berkata:

    wowwww

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s