Prangko Seri Lambang Propinsi Tahun 2008

MS Prangko Seri Lambang Daerah tahun 2008Untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-63, PT Pos Indonesia (Persero) menerbitkan Prangko Seri Lambang Propinsi. Penerbitan prangko seri ini bukan hanya semata-mata untuk pemrangkoan saja, tetapi banyak nilai edukasi yang dapat diambil pada penerbitan kali ini. Selain memperkenalkan seluruh propinsi yang ada, juga untuk lebih memperkenalkan seluruh potensi yang ada di masing-masing propinsi tersebut, yang keterangannya dapat dilihat pada flier yang terdapat di masing-masing SHP. Pada penerbitannya yang perdana ini, ditampilkan 11 Lambang Propinsi yang telah terpilih secara acak. Ke-11 propinsi tersebut yaitu Bali, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku, Nanggroe Aceh Darussalam, Papua, Riau, Sulawesi Barat dan Sumatera Barat.

Prangko Lambang Daerah Propinsi BaliBali

Lambang Daerah Propinsi Bali berbentuk segi lima dengan warna dasar biru tua dan garis pinggir putih. Terdapat tulisa Bali Dwipa Jaya yang artinya Jayalah Pulau Bali. Di dalam segi lima tersebut terdapat gambar-gambar :

  1. Bintang Kuning Emas, yang melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Candi, yaitu Candi Pahlawan Margarana di Klaci Desa Marga (Tabanan) yang menggambarkan jiwa kepahlawanan rakyat Bali
  3. Candi Bentar yang artistik, melambangkan keagamaan yang agung dari rakyat Bali
  4. Rantai melintang dari kiri ke kanan melambangkan persatuan (gotong royong)
  5. Kipas, melambangkan kesenian dan kebudayaan daerah Bali
  6. Bunga teratai merah sebagai lambang dari Singgasana Siwa
  7. Padi dan Kapas yang melambangkan kemakmuran

Sedangkan ketentuan dan arti warna dalam Lambang Propinsi Bali adalah :

  1. Warna dasar lambang dan tulisan Bali Dwipa Jaya berwarna biru tua mengandung arti toleransi
  2. Bintang, Candi, Candi Bentar, pinggir Padi dan Kapas, serta Kipas dengan warna kuning emas mengandung arti luhur atau agung
  3. Rantai, Padma dan Boma dengan warna merah tua mengandung arti keperwiraan
  4. Dasar tulisan, bunga kapas, buah padi, dan sekeliling lambang dengan warna putih mengandung arti suci

Prangko Lambang Daerah Propinsi GorontaloGorontalo

Ukuran, nuansa dan arti lambang :

  1. Bagian luar berbentuk jantung memberi makna kesetiaan sebagai pelindung kehidupan rakyat
  2. Bagian dalam berbentuk bulat telur memberi makna adanya gagasan, ide atau cita-cita yang indah, yang kelak menetas menjadi sesuatu kesejahteraan hidup rakyat
  3. Bentuk bagian dalam yang menampakkan keserasian formasi gambar yang terdiri dari warna putih di tengah dan diikuti oleh posisi padi, bintang, kapas, rantai memberi makna adanya keteraturan adat, agama, hukum dalam semua pola kehidupan masyarakat
  4. Dibuat dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dimana lambang tersebut ditempatkan
  5. Memiliki nuansa global :
    • Warna biru keunguan adalah warna yang memberi makna tenang, setia dan selalu ingin mempertahankan kebenaran dan harapan masa depan yang cerah
    • Model pohon kelapa yang melengkung memberi makna gerak dinamis dan tidak diam, tetapi selalu berbuat untuk masa depan
    • Sayap maleo yang mengembang memberi makna dinamika siap untuk tinggal landas dan siap bersaing
    • Buku yang terbuka melambangkan keinginan masyarakat untuk siap meraih prestasi dalam IPTEK serta IMTAQ secara terus menerus
    • Bintang mengandung makna cita-cita yang tinggi
    • Pita mempunyai makna keinginan masyarakat untuk menyerap, merekam dan memiliki IPTEK
  6. Memiliki nuansa nasional :
    • Padi dan kapas berarti kemakmuran dan kesejahteraan
    • Rantai berarti adanya persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika
  7. Memiliki nuansa lokal :
    • Bintang adalah lambang keagamaan
    • Benteng
    • Rantai berati adanya persatuan dan kesatuan
  8. Makna warna dan simbol lain :
    • Simbol rantai memberi makna pada peristiwa patriotik (rantai berjumlah 23 butir menyimbolkan 23 januari, kapas berjumlah 19 buah dan padi berjumlah 42 butir menyimbolkan tahun 1942)
    • Sayap maleo berjumlah 16 helai melambangkan lahirnya Propinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2000
    • Warna hijau berarti kesuburan, warna kuning berarti keagungan dan kemuliaan, warna putih berarti kesucian dan keluhuran, warna merah berarti keberanian dan perjuangan

Prangko Lambang Daerah Propinsi Jawa BaratJawa Barat

Lambang berbentuk bulat telur, bentuk ini berasal dari bentuk perisai yang banyak dipakai oleh laskar-laskar kerajaan jaman dahulu :

  1. Kujang : merupakan gambar pokok, sebuah alat serba guna yang sangat dikenal di setiap rumah tangga Sunda, jika perlu dipergunakan sebagai alat penjaga diri, terdapat 5 lubang melambangkan Lima Dasar Negara “Pancasila”
  2. Padi : melambangkan pangan yang merupakan bahan makanan pokok di Jawa Barat, jumlah padi 17 bulir melambangkan tanggal 17
  3. Kapas : melambangkan sandang, jumlah kapas 8 buah melambangkan bulan 8, pada dan kapas pada dasar hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran tanah Jawa Barat
  4. Gunung : bagian terbesar dari daerah Jawa Barat adalah pegunungan
  5. Sungai dan Perkebunan : melambangkan sungai, terusan dan saluran air yang banyak terdapat di Jawa Barat
  6. Sawah dan Perkebunan : jumlah sawah terbesar di seluruh daerah Jawa Barat, sementara perkebunan berada di bagian tengah dan selatan Jawa Barat
  7. DAM dan Bendungan : usaha dan pekerjaan di bidang irigasi merupakan salah satu pekerjaan yang mendapat perhatian, mengingat sifat agraris daeraeh Jawa Barat
  8. Tulisan “Gemah Ripah Repeh Rapih” : merupakan moto daerah yang berasal dari sebuah pepatah lama di kalangan masyarakat Sunda yang berarti bahwa Jawa Barat yang kaya raya ini didiami oleh penduduk yang padat serta hidup makmur dan damai

Prangko Lambang Daerah Propinsi Jawa TengahJawa Tengah

  1. Bentuk Kundi Amarta yang berbentuk dasar segi lima melambangkan dasar falsafah negara yaitu Pancasila
  2. Laut bergelombang melambangkan kehidupan masyarakat Jawa Tengah
  3. Candi Borobudur melambangkan daya cipta yang besar, tradisi yang baik, dan nilai-nilai kebudayaan yang khas dari rakyat Jawa Tengah
  4. Gunung kembar mempunyai arti persatuan antara rakyat dan pemerintah daerah
  5. Perpaduan antara laut dan gunung kembar dengan latar belakangnya yang hijau menggambarkan keadaan alamiah Jawa Tengah dengan bermacam-macam kekayaan alamnya sebagai kehidupan dan penghidupan rakyat Jawa Tengah
  6. Bambu runcing melambangkan kepahlawanan dan keksatriaan rakyat Jawa Tengah
  7. Bintang bersudut lima berwarna emas yang disebut juga “nur cahaya” melambangkan kepercayaan Ketuhanan Yang Maha Esa
  8. Padi dan kapas melambangkan kemakmuran
  9. Umbul-umbul merah putih melambangkan Jawa Tengah sebagai bagian dari NKRI
  10. Perpaduan antara bintang, padi dan kapas melambangkan hari depan rakyat Jawa Tengah menuju masyarakat adil dan makmur yang diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa
  11. Perpaduan antara bulir padi yang berbiji 17, bambu runcing yang beruas 8 serta ranting kapas yang berdaun 4 dan berbuah 5 melambangkan hari Proklamasi 17 Agustus 1945

Prangko Lambang Daerah Propinsi Kalimantan BaratKalimantan Barat

Lambang secara keseluruhan bersudut lima Perisai, Mandau dan Keris dengn satu garis melintang di tengahnya.

  1. Bersudu lima berarti Pancasila, maksudnya adalah Kalimantan Barat merupakan bagian dari NKRI
  2. Warna dasar hijau muda adalah lambang kesuburan
  3. Perisai, Mandau dan Keris adalah lambang pusaka dan kebudayaan warisan leluhur masyarakat Kalimantan Barat
  4. Padi dan Kapas bersimpul pita dengan sudut empat adalah lambang kemakmuran yang dijiwai oleh semangat catur karsa (empat kehendak) yaitu : kesungguhan, kejujuran, gotong-royong dan kekeluargaan
  5. Jumlah unsur kapas (17), nyala api (8), padi (45) adalah lambang lahirnya RI 17 Agustus 1945
  6. Garis melintang ditengah-tengah adalah lambang bentangan khatulistiwa tepat pada garis equator
  7. Kobaran api dalam tungku adalah lambang semangat perjuangan yang tak kunjung padam
  8. Tulisan AKCAYA adalah lambang Tak Kunjung Binasa dengan kata lain keuletan yang pantang menyerah

Prangko Lambang Daerah Propinsi MalukuMaluku

Lambang Daerah Propinsi Maluku memiliki gambar dan simbol :

  • Sagu, padi, cengkeh dan kelapa adalah lambang kehidupan
  • Mutiara adalah lambang kekayaan alam
  • Tombak adalah lambang ksatria
  • Gunung adalah lambang keperkasaan dan kekayaan alam yang melimpah
  • Motto Siwa Lima (milik bersama) adalah atas dasar siwa lima, memupuk persatuan dan kesatuan untuk mencapai kesejahteraan bersama

Prangko Lambang Daerah Propinsi Nanggroe Aceh DarussalamNanggroe Aceh Darussalam

Lambang Daerah Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam memiliki unsur atau gambar :

  • Kupiah (Peci) Aceh yang berbentuk segi lima, melambangkan falsafah hidup rakyat dan pemerintah daerah yang disebut PANCACITA yang terdiri dari lima unsur
  • Dacing, melambangkan keadilan
  • Rencong, melambangkan kepahlawanan
  • Padi, Kapas dan Cerobong Pabrik, melambangkan kemakmuran
  • Kubah Masjid, Kitab dan Kalam, melambangkan keagamaan dan ilmu pengetahuan
  • Warna putih, melambangkan kemurnian
  • Warna kuning, melambangkan kejayaan
  • Warna hijau, melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran

Prangko Lambang Daerah Propinsi PapuaPapua

Lambang Daerah Propinsi Papua memiliki unsur :

  • Bingkai bersudut lima, adalah lambang Persatuan Daerah Papua
  • Tulisan Papua, adalah lambang Nama Kebesaran Propinsi
  • Tiga buah gunung warna hijau, adalah lambang kesuburan dan kekayaan darat Papua
  • Tiga buah puncak salju putih, adalah lambang ciri khas pegunungan Papua
  • Tujuh belas bulir padi, adalah lambang tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI
  • Delapan buah kapas, adalah lambang bulan Proklamasi Kemerdekaan RI
  • Lima buah yang diikat dengan sehelai pita berbentuk nomor 4, adalah lambang tahun Proklamasi Kemerdekaan RI 1945
  • Tumpukan batu yang diatur memanjang dibawah tiga tuguh, adalah lambang rentetan perjuangan yang suci dan mulia
  • Tiga tuguh warna putih sebelah kiri dan warna hitam sebelah kanan, adalah lambang tiga momentum perjuangan
  • Warna dasar kuning keemasan, adalah lambang kejayaan hasil kekayaan tambang bumi Papua

Prangko Lambang Daerah Propinsi RiauRiau

Lambang Daerah Propinsi Riau berbentuk perisai dan terbagi atas empat bagian, yaitu :

  1. Rantai yang berjumlah 45 buah mata rantai yang melingkari seluruh lambang, melambangkan persatuan bangsa dan diproklamirkan pada tahun 1945, yaitu tahun Proklamasi RI
  2. Padi dan kapas yang berjumlah 17 dan 8, melambangkan kemakmuran (sandang dan pangan), jumlah 17 dan 8 mengandung arti tanggal Proklamasi 17 Agustus
  3. Lancang kuning (perahu layar), mengandung arti kebesaran rakyat Riau, sogok lancang berkepala ikan bermakna Riau sebagai penghasil ikan dan mempunyai sumber-sumber penghidupan dari laut, dan gelombang lima lapis melambangkan Pancasila sebagai Dasar Negara RI
  4. Keris berhulu kepala burung Serindit, melambangkan kepahlawanan rakyat Riau berdasarkan pada kebijaksanaan dan kebenaran

Prangko Lambang Daerah Propinsi Sulawesi BaratSulawesi Barat

Lamang Propinsi Sulawesi Barat berbunyi “Mellete Diatonganan” yang berarti “Meniti di Atas Kebenaran”. Di tengah lambangnya terdapat perahu sande. Arah perahu ke depan dengan layar di sebelah kanan, bermakna bahwa Sulawesi Barat mulai berlayar ke depan dengan arah yang benar (kanan). Di bagian atas, tertancap “Doe Pakka” (trisula) di gunung, melambangkan kepribadian orang Mandar, yang berarti keberanian, kejujuran dan keadilan . Bingkai lambang Sulawesi Barat diambil dari bentuk dasar “balenga lita” (panci yang terbuat dari tanah). Bagian atasnya merupakan simbol “sulapa appe” (empat mata angin) yang di dalamnya bertuliskan Sulawesi Barat.

Prangko Lambang Daerah Propinsi Sumatera BaratSumatera Barat

  • Lambang Daerah Propinsi Sumatera Barat berbentuk perisai segi lima, melambangkan bahwa propinsi Sumatera Barat adalah bagian dari wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
  • Rumah Gadang/Balai Adat, adalah tempat bermufakat atau tempat lahirnya filsafat alam pikiran Minangkabau yang mashur, demokrasi menurut alur dan patut sebagai lambang konsekwen melaksanakan demokrasi
  • Atap Masjid Bertingkat Tiga dan Bergonjong Satu, melambangkan salah satu dari bentuk rumah ibadah yang khas menurut arsitektur alam Minangkabau asli, yang melambangkan agama Islam sebagai salah satu agama yang umumnya dianut masyarakat
  • Bintang Segi Lima, melukiskan nur cahaya dari pada dasar Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Atap Rumah Gadang/Balai Adat Minangkabau Bergaya Tajam dan Runcing ke Atas, merupakan gaya pergas yang tangkas dalam seni bangunan khas alam Minangkabau yang melambangkan sifat rakyatnya yang dinamis, bekerja keras dan bercita-cita luhur untuk mencapai masyarakat adil dan makmur
  • Empat Buah Gonjong Rumah Adat/Balai Adat dan Sebuah Gonjong Mesjid yang menjulang tinggi ke angkarasa, melambangkan keluruhan sejarah Minangkabau dari zaman ke zaman dalam semboyan kata “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”
  • Gelombang Air Laut adalah lambang dinamika dari masyarakat Minangkabau
  • Warna dalam lambang yang digunakan memiliki makna tersendiri, warna putih berarti suci, merah jingga berarti berani, kuning emas berarti agung, hitam pekat berarti abadi, tabah, ulet/tahan tapo, dan hijau cerah berarti harapan masa depan

Referensi :

http://www.depdagri.go.id; http://www.id.wikipedia.org

Pos ini dipublikasikan di Lambang Propinsi dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s