Prangko Penerbitan Bersama Indonesia – Iran

SHP JIS tahun 2009 Indonesia - IranBertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah 1431 atau tanggal 18 Desember 2009, penerbitan prangko bersama antara Indonesia dan Iran dilakukan di Museum Prangko Taman Mini Indonesia Indah. Sementara itu, di Iran dilakukan pada tanggal 23 Desember 2009. Desain gambar prangko menampilkan sebuah masjid dari masing-masing negara. Masjid Al Markaz di Makasar mewakili gambar masjid dari Indonesia, sedangkan Masjid Al Sholtaniah yang termasuk dalam Daftar Warisan Dunia melalui UNESCO merupakan masjid bersejarah yang dimiliki masyarakat di Iran.

MS JIS tahun 2009 Indonesia - IranMasjid Al Markaz, Indonesia

Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Al Markaz Al Islami merupakan kebanggaan penduduk Makasar. Keindahan arsitekturnya dipengaruhi oleh Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Perancang masjid ini, Ir. Achmad Nu’man, juga menambahkan elemen arsitektur dari Masjid Gowa dan rumah tradisional Bugis, Makasar. Diprakarsai oleh Jenderal M. Jusuf, pembangunan masjid ini dimulai pada tanggal 8 Mei 1994 dan rampung pada 12 Januari 1996. Berlokasi di Jl. Masjid Raya kota Makasar, bangunan tiga lantai ini terlihat anggun dengan nuansa warna hijau. Selain fungsi utamanya sebagai pusat pendidikan agama Islam, Al Markaz menjadi salah satu pusat pendidikan dan pengembangan agama Islam di bagian timur Indonesia.

Masjid Al Sholtaniah, Iran

Masjid Al Sholtaniah atau dikenal juga sebagai Kubah Sholtaniah merupakan makam Oljeitu (Sultan Muhammad Khodabandeh). Kubah ini merupakan karya arsitektur luar biasa Islam dan Persia yang dibangun antara tahun 1302 hingga 1312 SM. Kubah ini terletak di dekat propinsi Zanjan, Iran bagian barat. Kubah Sholtaniah adalah bangunan kuno tertinggi di dunia pada jamannya, dan saat ini berada pada urutan ketiga setelah Gereja Saint Marry di Italia dan Masjid Aya Sofia di Turki. Bangunan dengan tinggi 54 m dengan alas berbentuk segi delapan ini terbagi atas tiga bagian, yaitu makam, ruangan kubah dan kolong makam. Ruangan kubah dihiasi dengan prasati Islam dan muqarnas (seni tradisional bangsa Persia). Jasad sang raja dimakamkan di kolong makam yang senantiasa dijaga dua orang pengawal setiap saat. Bangunan bersejarah karya Mason Ali Shah Tabrizi ini tercatat dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2006

Pos ini dipublikasikan di Joint Issue Stamps (Penerbitan Bersama) dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Prangko Penerbitan Bersama Indonesia – Iran

  1. I think other web site proprietors should take this site as an model, very clean and great user friendly style and design, as well as the content. You’re an expert at this stuff!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s