Prangko Tahun Astronomi Internasional 2009

SHP Prangko Seri Tahun Astronomi Internasional 2009Tanggal 20 Desember 2007, PBB secara resmi mendeklarasikan tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi Internasional. Resolusi yang diprakarsai oleh International Astronomical Union (IAU) dan UNESCO ini ditujukan untuk memperingati 400 tahun penggunaan teleskop untuk pertama kalinya bagi keperluan astronomi oleh Galileo Galilei. Saat ini terdapat 137 negara menyatakan turut serta dalam perayaan yang mengusung tema “The Universe, yours to discover”.

Tujuan peringatan ini antara lain adalah : untuk mengembangkan kesadaran ilmiah, membuka akses yang luas terhadap pengetahuan serta pengalaman observasi yang baru, memberdayakan komunitas astronomi di negara-negara sedang berkembang, mendukung dan mengembangkan pendidikan ilmiah baik formal maupun informal, membangun citra baru ilmu dan ilmuwan, memperkuat serta mengembangkan jaringan kerja yang ada, meningkatkan representasi keseimbangan gender di kalangan ilmuwan dan mempromosikan kaum minoritas dalam karir di bidang ilmu pengetahuan dan rekayasa, serta menjaga dan melindungi warisan dunia berupa langit gelap di area perkotaan, taman nasional maupun situs astronomi.

Di Indonesia, salah satu agenda utama peringatan ini ditandai dengan penerbitan prangko seri “Tahun Astronomi Internasional 2009”. Desain prangko menampilkan gambar Galileo Galilei, Teleskop Galileo serta logo resmi peringatan “Tahun Astronomi Internasional 2009”. Sebagai latar ditampikan citra Gugus Bintang Omega Centauri yang diambil melalui teleskop Bosscha-ITB Lembang oleh Denny Mandey.

SHP SS Prangko Seri Tahun Astronomi Internasional 2009Galileo Galilei (15 Februari 1564 – 8 Januari 1642) adalah ahli astronomi, fisika, matematika, dan filsafat dari Italia yang dijuluki “Bapak ilmu pengetahuan modern”. Pengamatan melalui teleskop yang dilakukan Galileo menghasilkan penemuan-penemuan astronomi yang fundamental dan telah memicu revolusi saintifik yang mengubah pandangan kita tentang alam semesta secara mendalam. Penemuan bulan-bulan Jupiter oleh Galileo memberikan bukti untuk membantah konsep geosentrik. Kemudian hukum gerak planet memberikan fondasi penting bagi penemuan hukum-hukum mekanika oleh Isaac Newton.

Teleskop yang didesain oleh Galileo pada tahun 1609 biasa disebut sebagai teleskop Galileo. Peralatan ini menggunakan lensa obyektif konfeks dan lensa mata konkaf. Teleskop ini dapat menghasilkan citra yang tegak dengan pembesaran obyek hingga 30 kali. Meskipun memiliki beberapa kelemahan seperti bentuk lensa yang kurang sempurna, teleskop ini dapat dipakai untuk mengamati fase Venus, kawah yang ada di bulan serta bulan-bulan yang mengelilingi Jupiter.

Omega Centauri adalah gugusan bintang yang berbentuk bola dan terletak pada arah rasi Centaurus. Edmond Halley pada tahun 1677 menganggap objek ini sebagai nebula. Baru pada tahun 1830, astronom Inggris bernama John William Herschel mengenalinya sebagai sebuah gugusan bintang berbentuk bola. Gugus bintang ini merupakan salah satu dari beberapa gugus bola yang bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa bantuan teleskop. Selain itu, Omega Centauri merupakan gugus bola yang paling terang dan paling besar di galaksi kita. Jumlah bintang anggota gugus ini sekitar 10 juta bintang. Jarak Omega Centauri sekitar 17.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya = ~ 9,5 x 1012 km) dari Bumi.

Pos ini dipublikasikan di Astronomi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Prangko Tahun Astronomi Internasional 2009

  1. cumakatakata berkata:

    belum punya seri ini😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s